
LIGA basket profesional Indonesia kembali bergulir. Tanggal 19 November lalu, bertempat di Emperica Bar & Lounge Jakarta, Indonesian Basketball League (IBL) resmi diluncurkan.
Dihadiri oleh 12 tim peserta (masih sama dengan peserta NBL Indonesia), acara peluncuran juga menghadirkan komisioner liga, Hasan Gozali.
Melalui edaran persnya, Hasan mengatakan telah memiliki rencana jangka panjang dalam menangani IBL. Rencana tersebut mencakup pengembangan IBL selama lima musim ke depan ketika ditangani oleh penyelenggara baru Starting5 yang menggantikan PT. DBL Indonesia.
Sistem Draft dan Salary Cap
Bekerja sama dengan Liga Mahasiswa (Lima), Hasan menjelaskan bahwa IBL ke depan akan menerapkan sistem draft alias perekrutan pemain baru melalui saluran liga kampus.
Layaknya sistem draft, pemain-pemain terbaik dari Lima akan masuk ke IBL. Tim-tim yang memiliki peringkat terbawah akan memiliki kesempatan pertama untuk memilih pemain terlebih dulu.
kompetisi IBL dan WIBL ke depannya akan ada beberapa program future development, seperti rookie draft yang bekerja sama dengan LIMA (liga mahasiswa), salary cap, dan penggunaan pemain asing, supaya liga IBL semakin kompetitif. hal itu diharapkan mendapat dukungan penuh serta komitmen dari PP Perbasi, pemilik klub dan parastakeholder lainnya, termasuk kemitraan para sponsor dan rekan-rekan media untuk kemajuan Basket Indonesia.
Preseason Tournament
Mengawali musim kompetisi reguler yang baru akan digelar pada tahun 2016, IBL terlebih dulu akan mengadakan turnamen pembuka alias preseason. Turnamen pramusim ini digelar di GOR C-Tra Arena Bandung pada tanggal 24-29 November.
Siaran Televisi
Menjawab tanda tanya terbesar pecinta basket Indonesia, Hasan Gozali menjelaskan bahwa beberapa laga IBL akan disiarkan langsung oleh televisi. Televisi yang akan menjadi mitra dan menyiarkan laga-laga IBL nantinya adalah Rajawali Tv.
Pemain-pemain Naturalisasi
Walau tidak menjelaskan melalui edaran persnya, IBL juga akan diramaikan oleh nama-nama pemain asing. Mekanisme pemain asing masuk tidak melalui aturan liga yang membolehkan mereka. Tetapi melalui lubang naturalisasi*.
Sebelum IBL digelar, kita baru mengenal nama Ebrahim Enguio Lopez (Aspac Jakarta) sebagai satu-satunya pemain naturalisasi. Dalam roster yang dikeluarkan IBL, setidaknya muncul empat nama asing yang besar kemungkinan adalah pemain-pemain naturalisasi baru. Mereka adalah Brandon Jawato dan Anthony Wayne Cates Jr. di Pelita Jaya Jakarta, Jamarr Andre Johnson di CLS Knights Surabaya, dan Anthony Ray Hargrove Jr. di Aspac Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar